December 21, 2012
Firewall dengan IPTables
-A: (Tambah), menambahkan aturan ke Tabel IP
Jika Anda memiliki satu set aturan di
tempat atau ingin memulai segar,
Anda selalu dapat menetapkan aturan kembali ke default dengan menyiram dan menghapus semua dari mereka:
Labels:
Firewall,
IPTables,
Linux Ubuntu
Location:
Palembang, Indonesia
December 18, 2012
Konfiguras Squid3 pada Ubuntu 11.04
Pertama
Instal terlebih dahulu squid 3 pada ubuntu server anda, dengan menggunakan perintah :
Sudo apt-get install squid3
Kedua
Setelah proses instalasi selesai masuk ke dalam direktori squid3 dengan menggunakan perintah :
cd /etc/squid3
kemudian lanjutkan dengan perintah mengcopy squid.conf.origin dan ganti namanya dengan squid.conf, adapun perintah yang digunakan yaitu :
cp squid.conf.origin squid.conf
Ketiga
Setelah proses pengcopyan file selesai selanjutnya lakukan konfigurasi di dalam squid.conf tersebut, dengan menggunakan perintah :
sudo nano /etc/squid3/squid.conf
kemudian cari http port 3128, http_access allow localhost, dan acl localnet src 192.168.0.0/16 hilangkan tanda # didepannya, jika semuanya telah dihilangkan save dan keluar dari jendela konfigurasi.
Keempat
Jika konfigurasi squid3 telah selesai restart squid3 dengan perintah :
sudo /etc/init.d/squid3 restart
Keelima
Selanjutnya hubungkan komputer clien dengan komputer server dengan menggunakan kartu jaringan 1 buah lagi setting ip pada kedua komputer tersebut dalam 1 kelas ip yang sama.
Keenam
Jika telah selesai tes dengan perintah ping. Pastikan kedua komputer telah terhubung dengan mendapatkan balasan reply. jika telah terhubung ketikkan perintah berikut di komputer server
sudo tail -f /var/log/squid3/access.log
Jika selesai setting proxy pada komputer clien dengan ip yang terdapat pada komputer server dan dengan port 3128 yang di konfigurasi pada squid3 tadi. Jika selesai, lakukan browser pada alamat tertentu pada komputer clien jika konfigurasi benar maka akan alamat tersebut akan tampil pada komputer server.
Instal terlebih dahulu squid 3 pada ubuntu server anda, dengan menggunakan perintah :
Sudo apt-get install squid3
Kedua
Setelah proses instalasi selesai masuk ke dalam direktori squid3 dengan menggunakan perintah :
cd /etc/squid3
kemudian lanjutkan dengan perintah mengcopy squid.conf.origin dan ganti namanya dengan squid.conf, adapun perintah yang digunakan yaitu :
cp squid.conf.origin squid.conf
Ketiga
Setelah proses pengcopyan file selesai selanjutnya lakukan konfigurasi di dalam squid.conf tersebut, dengan menggunakan perintah :
sudo nano /etc/squid3/squid.conf
kemudian cari http port 3128, http_access allow localhost, dan acl localnet src 192.168.0.0/16 hilangkan tanda # didepannya, jika semuanya telah dihilangkan save dan keluar dari jendela konfigurasi.
Keempat
Jika konfigurasi squid3 telah selesai restart squid3 dengan perintah :
sudo /etc/init.d/squid3 restart
Keelima
Selanjutnya hubungkan komputer clien dengan komputer server dengan menggunakan kartu jaringan 1 buah lagi setting ip pada kedua komputer tersebut dalam 1 kelas ip yang sama.
Keenam
Jika telah selesai tes dengan perintah ping. Pastikan kedua komputer telah terhubung dengan mendapatkan balasan reply. jika telah terhubung ketikkan perintah berikut di komputer server
sudo tail -f /var/log/squid3/access.log
Jika selesai setting proxy pada komputer clien dengan ip yang terdapat pada komputer server dan dengan port 3128 yang di konfigurasi pada squid3 tadi. Jika selesai, lakukan browser pada alamat tertentu pada komputer clien jika konfigurasi benar maka akan alamat tersebut akan tampil pada komputer server.
Location:
Palembang, Indonesia
December 10, 2012
Multidomain Dan Virtual Host
Pastikan terlebih dahulu bahwa BIND9 telah terinstal di Ubuntu
server anda.
$ sudo nano /etc/bind/named.conf.local
Kemudian tambahkan zona baru untuk domain baru. Dalam percobaan kali ini saya menambahkan domain baru dengan nama jarkom1.com dan jarkom.net.
#zona jarkom1.com
#DNS reverse
Jika kita tadi telah menambahkan domain baru pada Ubuntu kita sekarang waktunya kita mendefinisikan kembali zona domain yang baru dibuat tadi, pertama kita akan mendefinisikan domain jarkom1.com, adapun perintah yang digunakan yaitu :
$sudo nano /etc/bind/zones/jarkom1.com.db
$TTL 3D
Ketiga
Setelah selesai mendefinisikan nama2 domain yang telah dibuat tadi waktunya sekarang kita membuat DNS Forwarding, adapun perintah yang digunakan
$sudo nano /etc/bind/named.conf.options
Kemudian isikan ipdan ISP atau server yang sudah ada seperti berikut
Forwarders {
Keempat
Sekarang waktunya kita mengedit file resolv, dengan cara mengisikan ip komputer yang sudah diinstall di DNS. Perintah yang digunakan yaitu
$sudo nano /etc/resolv.conf
Kemudian isikan
Search jarkom1.com
Kelima
Selanjutnya kita akan membuat file jarkom-rev yang akan digunakan untuk reverse lookup. Adapun perintah yang digunakan yaitu
$sudo nano/etc/bind/zones/jarkom-rev.db
Kemudian isikan
Keenam
Setelah selesai melakukan konfigurasi pada bind9 sekarang waktunya kita untuk merestart bind9 tersebut, adapun perintah yang digunakan yaitu :
$sudo /etc/init.d/bind9 restart
Jika semuanya oke, coba lakukan ping pada nama domain tersebut jika berhasil maka kita akan mendapatkan balasan reply jika tidak maka periksa lagi pengaturan pada bind9 yang telah dibuat tadi.
Ketujuh
Jika kita tadi telah selesai membuat multidomain sekarang waktunya kita membuat direktori untuk masing-masing domain yang tadi telah dibuat. Adapun perintah yang digunakan yaitu
$cd /var/www
Kedelapan
Sekarang waktunya kita melakukan konfigurasi untuk virtual hostnya. Sebelum melakukan konfigurasi pada apache2.conf pastikan terlebih dahulu anda telah menginstall apache2. Setelah itu lakukan konfigurasi pada apache2 tersebut dengan menggunakan perintah
$sudo nano /etc/apache2/apache2.conf
Kemudian isikan pada baris terakhir
ServerName 127.0.0.1
Kesembilan
Setelah selesai melakukan settingan pada apache2nya sekarang waktunya kita membuat direktori sites-available. Adapun perintah yang digunakan yaitu
$cd /etc/apache2/sites-available
Selanjutnya isikan perintah berikut
<VirtualHost *:80>
Kemudian simpan dan keluar dari teks editor. Kemudian lakukan hal yang sama untuk jarkom.net
Kesepuluh
Selanjutnya kita akan mendisable VirtualHost default dan enable domain yang baru. Adapun perintah yang digunakan
$sudo a2dissite default
Kesebelas
Setelah mendisble semua VirtualHost dan Domain, sekarang waktunya melakukan reload pada apache dengan perintah
$sudo /etc/init.d/apache2 reload
Setelah selesai melakukan reload, lakukan browsing menggunakan lynx kemasing-masing domain dengan menggunakan perintah
Lynx http://jarkom1.com
Kemudian lakukan setting pada BIND9 tersebut dengan perintah
$ sudo nano /etc/bind/named.conf.local
Kemudian tambahkan zona baru untuk domain baru. Dalam percobaan kali ini saya menambahkan domain baru dengan nama jarkom1.com dan jarkom.net.
#zona jarkom1.com
Zone “jarkom1.com” {
Type master;
File “/etc/bind/zones/jarkom1.com.db”;
};
#zona jarkom.net
Zone “jarkom.net” {
Type master;
File “/etc/bind/zones/jarkom.net”;
};
#DNS reverse
Zone “9.17.10.in-addr.arpa” {
Type master;
File “/etc/bind/zones/jarkom-rev.db”;
};
Kedua
Jika kita tadi telah menambahkan domain baru pada Ubuntu kita sekarang waktunya kita mendefinisikan kembali zona domain yang baru dibuat tadi, pertama kita akan mendefinisikan domain jarkom1.com, adapun perintah yang digunakan yaitu :
$sudo nano /etc/bind/zones/jarkom1.com.db
Kemudian isikan didalamnya seperti berikut :
$TTL 3D
@ IN SOA ns.jarkom1.com. admin.jarkom1.com. (
2007062001
28800
3600
604800
38400
);
jarkom1.com. IN NS ns.jarkom1.com.
@ IN A 10.17.0.195
www IN A 10.17.0.195
TXT “Network
Gateway”
Lakukan hal yang sama pada jarkom.net
Ketiga
Setelah selesai mendefinisikan nama2 domain yang telah dibuat tadi waktunya sekarang kita membuat DNS Forwarding, adapun perintah yang digunakan
$sudo nano /etc/bind/named.conf.options
Kemudian isikan ipdan ISP atau server yang sudah ada seperti berikut
Forwarders {
10.10.1.1;
};
Keempat
Sekarang waktunya kita mengedit file resolv, dengan cara mengisikan ip komputer yang sudah diinstall di DNS. Perintah yang digunakan yaitu
$sudo nano /etc/resolv.conf
Kemudian isikan
Search jarkom1.com
Nameserver 10.17.0.195
Kelima
Selanjutnya kita akan membuat file jarkom-rev yang akan digunakan untuk reverse lookup. Adapun perintah yang digunakan yaitu
$sudo nano/etc/bind/zones/jarkom-rev.db
Kemudian isikan
$TTL 3D
@ IN SOA ns.jarkom1.com. admin.jarkom1.com. (
2007062001
28800
604800
604800
86400
)
IN NS ns,jarkom1.com.
195 IN PTR 5CA.jarkom1.com.
Keenam
Setelah selesai melakukan konfigurasi pada bind9 sekarang waktunya kita untuk merestart bind9 tersebut, adapun perintah yang digunakan yaitu :
$sudo /etc/init.d/bind9 restart
Jika semuanya oke, coba lakukan ping pada nama domain tersebut jika berhasil maka kita akan mendapatkan balasan reply jika tidak maka periksa lagi pengaturan pada bind9 yang telah dibuat tadi.
Ketujuh
Jika kita tadi telah selesai membuat multidomain sekarang waktunya kita membuat direktori untuk masing-masing domain yang tadi telah dibuat. Adapun perintah yang digunakan yaitu
$cd /var/www
$sudo mkdir jarkom1.com jarkom.net
$sudo chmod 755 jarkom1.com jarkom.net
Kedelapan
Sekarang waktunya kita melakukan konfigurasi untuk virtual hostnya. Sebelum melakukan konfigurasi pada apache2.conf pastikan terlebih dahulu anda telah menginstall apache2. Setelah itu lakukan konfigurasi pada apache2 tersebut dengan menggunakan perintah
$sudo nano /etc/apache2/apache2.conf
Kemudian isikan pada baris terakhir
ServerName 127.0.0.1
NameVirtualHost *:80
Kesembilan
Setelah selesai melakukan settingan pada apache2nya sekarang waktunya kita membuat direktori sites-available. Adapun perintah yang digunakan yaitu
$cd /etc/apache2/sites-available
$sudo nano jarkom1.com
Selanjutnya isikan perintah berikut
<VirtualHost *:80>
ServerName jarkom1.com
ServerAlias www.jarkom1.com
DocumentRoot /var/www/jarkom1.com #disesuaikan dengan direktori yang
telah dibuat sebelumnya
ErrorLog /var/log/apache2/jarkom1-error.log
CustomLog /var/log/apache2/jarkom1-access.log
combined
</VirtualHost>
Kemudian simpan dan keluar dari teks editor. Kemudian lakukan hal yang sama untuk jarkom.net
Kesepuluh
Selanjutnya kita akan mendisable VirtualHost default dan enable domain yang baru. Adapun perintah yang digunakan
$sudo a2dissite default
$sudo a2ensite jarkom1.com
$sudo a2ensite jarkom.net
Kesebelas
Setelah mendisble semua VirtualHost dan Domain, sekarang waktunya melakukan reload pada apache dengan perintah
$sudo /etc/init.d/apache2 reload
Setelah selesai melakukan reload, lakukan browsing menggunakan lynx kemasing-masing domain dengan menggunakan perintah
Lynx http://jarkom1.com
Labels:
Linux Ubuntu,
Multidomain,
Virtual Host
Location:
Palembang, Indonesia
Subscribe to:
Posts (Atom)

