Definisi Simulator Jaringan Komputer
Simulasi adalah suatu proses peniruan dari sesuatu yang nyata beserta keadaan sekelilingnya (state of affairs).
Aksi melakukan simulasi ini secara umum menggambarkan sifat-sifat
karakteristik kunci dari kelakuan sistem fisik atau sistem yang abstrak
tertentu.
Simulator adalah program yang berfungsi untuk menyimulasikan suatu peralatan, tetapi
kerjanya agak lambat daripada keadaan yg sebenarnya.
Simulasi jaringan merupakan virtual reality simulation yang digunakan untuk menirukan
tabiat dari proses dan sistem jaringan sesuai dengan dunia nyata.
Berbagai percobaan dapat dilakukan dengan mengubah model pada simulasi.
Penggunaan simulasi dapat membantu untuk menguji hal yang terlalu
beresiko jika dilakukan secara nyata.
Contoh Simulator Jaringan Komputer
1. Paket Tracer
Packet Tracer adalah simulator alat-alat jaringan Cisco yang sering
digunakan sebagai media pembelajaran dan pelatihan, dan juga dalam
bidang penelitian simulasi jaringan komputer. Program ini dibuat oleh
Cisco Systems dan disediakan gratis untuk fakultas, siswa dan alumni
yang telah berpartisipasi di Cisco Networking Academy. Tujuan utama
Packet Tracer adalah untuk menyediakan alat bagi siswa dan pengajar agar
dapat memahami prinsip jaringan komputer dan juga membangun skill di
bidang alat-alat jaringan Cisco.
Packet Tracer terbaru yaitu versi 5.3.3. Dalam versi ini dapat
mensimulasikan Application Layer protocols, Routing dasar RIP, OSPF, and
EIGRP, sampai tingkat yang dibutuhkan pada kurikulum CCNA yang berlaku,
sehingga bila dilihat sekilas software ini bertujuan untuk kelas CCNA.
Taget Packet Tracer yaitu menyediakan simulasi jaringan yang real, namun
terdapat beberapa batasan berupa penghilangan beberapa perintah yang
digunakan pada alat aslinya yaitu pengurangan command pada Cisco IOS.
Dan juga Packet Tracer tidak bisa digunakan untuk memodelkan jaringan
produktif/aktif. Dengan keluarnya versi 5.3, beberapa fitur ditambahkan,
termasuk fitur BGP. BGP memang bukan termasuk kurikulum CCNA, akan
tetapi termasuk kurikulum CCNP.
Packet Tracer biasanya digunakan siswa Cisco Networking Academy melalui
sertifikasi Cisco Certified Network Associate (CCNA). Dikarenakan
batasan pada beberapa fiturnya, software ini digunakan hanya sebagai
alat bantu belajar, bukan seabagai pengganti Cisco routers dan switches.
2. Simulator Network GNS3
GNS3 adalah sebuah program graphical network simulator
yang dapat mensimulasikan topologi jaringan yang lebih kompleks
dibandingkan dengan simulator lainnya. Program ini dapat dijalankan di
berbagai sistem operasi, seperti Windows, Linux, atau Mac OS X.
Prinsip kerja dari GNS3 adalah mengemulasi
Cisco IOS pada komputer anda, sehingga PC anda dapat berfungsi layaknya sebuah atau beberapa
router bahkan
switch, dengan cara mengaktifkan fungsi dari
EthernetSwicth Card.
GNS3 merupakan tool pelengkap yang mudah dan gratis yang dapat membantu anda untuk mempersiapkan diri memperoleh
sertifikasi Cisco, seperti CCNA, CCNP, CCIP, bahkan CCIE.
Ada beberapa router simulator di pasaran, tetapi terbatas pada command line-nya. Banyak command
atau parameternya yang tidak mendukung pada waktu digunakan di lab
latihan. Pada simulator ini, anda hanya melihat representasi output
simulator router disana, dimana ketepatan hasilnya dibuat oleh pembuat
software tersebut.
Dengan GNS3, anda seperti menjalankan router sesungguhnya. Jadi, anda akan melihat secara nyata apa yang IOS Cisco hasilkan dan anda juga dapat mengakses beberapa command dan parameter yang didukung oleh IOS tersebut.
Sebagai tambahan, GNS3 merupakan sebuah sumber terbuka yang dapat anda unduh secara gratis pada situs resminya di
gns3.net. Anda hanya perlu menyediakan Cisco IOS yang akan digunakan bersama
GNS3.
GNS3 awalnya dikembangkan oleh Jeremy Grossman. Yang selanjutnya dikembangkan oleh David Ruiz, Romain Lamaison, Aure’lien Levesque dan Xavier Alt. Dynampis dikembangkan oleh Christophe Fillot. Dynagen dikembangkan oleh Greg Anuzelli. Dan masih banyak lagi orang-orang yang berperan dalam mengembangkan software GNS3 ini.
3. Wireshark
Wireshark merupakan salah satu dari sekian banyak tool Network Analyzer
yang banyak digunakan oleh Network administrator untuk menganalisa
kinerja jaringannya terrmasuk protokol didalamnya. Wireshark banyak
disukai karena interfacenya yang menggunakan Graphical User Interface
(GUI) atau tampilan grafis.
Wireshark mampu menangkap paket-paket
data atau informasi yang berseliweran dalam jaringan. Semua jenis paket
informasi dalam berbagai format protokol pun akan dengan mudah
ditangkap dan dianalisa. Karenanya tak jarang tool ini juga dapat
dipakai untuk sniffing (memperoleh informasi penting spt password email
atau account lain) dengan menangkap paket-paket yang berseliweran di
dalam jaringan dan menganalisanya.
Wireshark dipakai oleh network
administrator untuk menganalisa kinerja jaringannya. Wireshark mampu
menangkap paket-paket data atau informasi yang berjalan dalam jaringan
yang terlihat dan semua jenis informasi ini dapat dengan mudah
dianalisa yaitu dengan memakai sniffing , dengan sniffing diperoleh
informasi penting seperti password email account lain.
Wireshark
merupakan software untuk melakukan analisa lalu-lintas jaringan
komputer, yang memiliki fungsi-fungsi yang amat berguna bagi profesional
jaringan, administrator jaringan, peneliti, hingga pengembang piranti
lunak jaringan.
Wireshark dapat membaca data secara langsung dari
Ethernet, Token-Ring, FDDI, serial (PPP dan SLIP), 802.11 wireless LAN,
dan koneksi ATM.
Program ini juga sering digunakan oleh chatters untuk mengetahui ip korban maupun para chatter lainnya lewat typingan room. Tool wireshark dapat menganalisa transmisi paket data dalam jaringan, proses koneksi dan transmisi data antar komputer.
Selama
kita bisa mendapatkan paket langsung dari jaringan, dengan tools
seperti wireshark, maka kita juga bisa memanfaatkan wireshark untuk
‘menyadap’ pembicaraan Voice over IP.